Fri. Feb 23rd, 2024
Berbagi Informasi

Pengertian dan kesadaran akan hal-hal positif perlu ditanamkan kepada anak-anak sejak usia dini. Sehingga mental dan perilaku bisa dibentuk untuk memberikan nilai-nilai kebaikan kepada keluarga dan lingkungan sekitar. Termasuk di antaranya adalah paham serta mentaati peraturan lalu lintas yang ditanamkan sejak kecil, agar bisa diaplikasikan saat sebagai bagian berkesadaran saat menginjak usia remaja dan dewasa. Dalam hal ini, kontribusi para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam memberikan materi keselamatan berkendara jelas dibutuhkan.

Dikutip dari rilis resmi PT Astra Honda Motor sebagaimana diterima Suara.com, Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM) menggelar upaya penguatan kompetensi 45 guru PAUD. Kegiatan ini menjadi bagian dari gelaran EduFest Figur #Cari_aman Astra Honda yang berakhir di Taman Pintar, Yogyakarta, pada Kamis (8/12/2023).

“Melalui semangat Sinergi Bagi Negeri, bersama Taman Pintar kami berusaha menghadirkan model penyampaian materi ajar keselamatan berkendara yang efektif dan menyenangkan untuk anak usia dini. Kami berharap para Guru PAUD yang merupakan figur terdepan dalam mengajar anak-anak, dapat menjalankan peran ini setelah mengikuti program penguatan kompetensi keselamatan berkendara ini,” jelas Ahmad Muhibbuddin, Ketua Yayasan AHM.

Ia menambahkan bahwa Yayasan AHM mengembangkan model pengajaran keselamatan berkendara yang menyenangkan untuk anak usia dini bersama Taman Pintar dan para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di wilayah Yogyakarta. Kegiatan itu hadir bagi figur pendukung gerakan kampanye keselamatan berkendara, termasuk guru PAUD yang berada di garda terdepan edukasi keselamatan berkendara bagi generasi di usia dini.

Berbagai edukasi hingga kontes dalam kegiatan ini menjadi penguatan kemampuan para tenaga pengajar dalam menghadirkan keamanan dan kenyamanan berkendara di Indonesia.

Yayasan AHM memiliki 24 tenaga pengajar safety riding anak usia dini yang sudah mendapatkan pelatihan dari instruktur safety riding PT Astra Honda Motor (AHM). Sepanjang 2023, para pengajar tercatat telah mengedukasi 20.712 anak usia 4 – 9 tahun.

Ada pun materi yang dibawakan adalah dasar-dasar keselamatan berlalu lintas, seperti rambu-rambu lalu lintas melalui media praktik berupa, sepeda anak push bike dan edukasi melalui permainan ular tangga. Para pengajar ini menyebarkan pesan keselamatan berkendara ke dua lokasi, yaitu Taman Lalu Lintas TLLA di Desa Kalihurip, Karawang Jawa Barat dan Zona Etika Lalu Lintas (ZELL) di Taman Pintar Yogyakarta.

Kegiatan yang berlangsung sejak September 2023 ini diikuti para guru dari sekolah PAUD di Kabupaten Bantul, Gunungkidul, Kulon Progo, Sleman dan Kota Yogyakarta.

Selain guru PAUD, kegiatan ini juga melibatkan 16 figur pendukung Zona Etika Lalu Lintas (ZELL) – Taman Pintar dan Taman Lalu Lintas Anak (TLLA), Yogyakarta. Mereka mendapatkan ilmu keselamatan berkendara melalui pembelajaran secara teori maupun praktik menggunakan Honda Riding Trainer (HRT) dan berkendara di area Course Astra Motor Safety Riding Center Yogyakarta.

Dalam kegiatan ini, peserta juga mendapatkan kesempatan untuk belajar public speaking dan social media management melalui kegiatan workshop. Kemudian untuk melengkapi kegiatan ini, para peserta juga mengikuti Focus Group Discussion (FGD) dengan bahasan metode pengajaran keselamatan berkendara yang menarik dan menyenangkan, serta mudah diterapkan untuk siswa usia dini. Para guru PAUD ini juga berkesempatan mengikuti kontes mengajar etika keselamatan berlalu lintas yang menjadi puncak kegiatan EduFest Figur #Cari_aman Astra Honda.

Dalam kesempatan itu, Yayasan AHM memberikan apresiasi kepada lima guru PAUD terbaik dalam gelaran kontes etika keselamatan berlalu lintas. Ada tiga penilaian yang menjadi dasar penilaian, yaitu penilaian praktik menggunakan Honda Riding Trainer, praktik mengajar menggunakan alat peraga, dan simulasi mengajar safety riding untuk anak usia dini.

Dari hasil penilaian kontes yang dilakukan tim Instruktur Safety Riding Astra Honda, tampil sebagai para juara dalam memberikan pengajaran edukasi kepada para siswa usia dini adalah:

  1. Ibu Guru Danti Ita Arsanti dari Kelompok Bermain (KB) Sekar Lintang Yogyakarta
  2. Ibu Guru Sri Rejeki dari KB Al Husna Yogyakarta
  3. Ibu Guru Hesmy Fetriyantari dari KB Bintang Kecil Yogyakarta
  4. Ibu Guru Lilis Nurhidayah dari Taman Kanak (TK) Islam Safa Yogyakarta
  5. Ibu Guru Padmi Lestasi dari KB Permata Hati Bantul.

Dalam gelaran EduFest Figur #Cari_aman, Yayasan AHM juga memberikan donasi lima  push bike dan lima set riding gear untuk digunakan anak-anak yang bermain di Taman Pintar, Yogyakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dapatkan Informasi dan Berita Terbaru - Garuda Media News

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Garuda Media News will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.