Sat. May 18th, 2024
Berbagi Informasi

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi es di Puncak Jaya atau Carstensz Pyramid, Pegunungan Jayawijaya, Papua punah pada 2025. Es di puncak tertinggi di Indonesia itu terus menyusut sepanjang waktu.
“Penyusutan gunung es puncak Jaya Wijaya yang diteliti oleh BMKG, diprediksi tahun 2025 es itu sudah punah, sudah tidak ada di Puncak Jaya Wijaya lagi,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/3).

Dwikorita mengatakan berdasarkan penelitian BMKG, area es di Puncak Carstensz hanya tersisa 1 persen. Menurutnya, penyusutan es tersebut terjadi karena perubahan iklim.

“Dan saat ini kondisinya tinggal 1 persen area es di Puncak Jaya dari 200 kilometer persegi, sekarang tinggal 2 kilometer persegi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dwikorita menjelaskan perubahan iklim juga berdampak pada suhu udara di Jakarta. Ia memaparkan, suhu udara di Jakarta meningkat 1 derajat celcius selama periode 100 tahun.

Menurutnya, peningkatan suhu udara ini bahkan sudah mencapai 1,5 derajat celcius sejak 2016. Kondisi ini melampaui prediksi sebelumnya bahwa pada 2030 suhu udara di Jakarta baru meningkat satu derajat celcius.

“Kesepakatan global itu dibatasi 1 derajat celcius nanti di tahun 2030. Jadi betapa melampauinya. Maaf ini data tahun 2016. Jadi ini mendahului tahun 2030, jadi sudah hampir mencapai 1,5 (derajat),” katanya.

Puncak Jaya mempunyai ketinggian 4.884 meter di atas permukaan laut (mdpl). Gunung tersebut merupakan salah satu dari Tujuh Puncak Tertinggi di Dunia (Seven Summits).

Puncak tersebut berada di kawasan Pegunungan Jayawijaya. Pegunungan ini memiliki beberapa puncak, namun puncak tertingginya adalah Puncak Jaya.

Selain Puncak Jaya ada pula Puncak Mandala (4.760 mdpl), Puncak Trikora (4.730 mdpl), Puncak Idenberg (4.673 mdpl), Puncak Yamin (4.535 mdpl), dan Puncak Carstenz Timur (4.400 mdpl).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dapatkan Informasi dan Berita Terbaru - Garuda Media News

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Garuda Media News will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.