Berbagi Informasi
Jember – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengapresiasi kesuksesan pelaksanaan Jember Fashion Carnaval (JFC) 2022 yang tidak hanya menjadi salah satu ikon pariwisata dan ekonomi kreatif, tapi juga sebagai simbol pemulihan ekonomi para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Jember.

Menparekraf Sandiaga usai menghadiri “JFC 2022 “di Jember, Jawa Timur, Minggu (7/8/2022) malam, mengatakan, JFC 2022 kembali dihelat setelah 2 tahun vakum akibat pandemi. Pelaksanaan kegiatan yang berlangsung selama dua hari mulai 6 hingga 7 Agustus 2022 terbukti mampu menggerakan dan membangkitkan perekonomian warga Jember.

“JFC sukses menjadi ikon Jember. Kita juga mengirimkan pesan kepada dunia akan kuatnya kreativitas, imajinasi, adaptasi, dan kolaborasi Indonesia. Pak Jokowi berpesan bahwa ekonomi kita tumbuh 5,54 persen (kuartal II Tahun 2022). Untuk itu JFC diharapkan jadi lokomotif kebangkitan bagi para pelaku ekonomi kreatif di Jember,” katanya.

JFC 2022 mengusung tema “The Legacy”. Terdapat 10 defile yang memukau mata pengunjung. Di antaranya defile bertema Madurese, Mahabharata, Betawi, Garuda, Majapahit, Aztec, Sriwijaya, Sasando, dan Poseidon. Selain itu JFC juga dimeriahkan dengan kehadiran Puteri Indonesia 2022 Laksmi Shari De-Neefe Suardana dan Puteri Indonesia Pariwisata 2022 Adinda Chresheilla. Untuk pertama kalinya JFC menghadirkan catwalk di malam hari sepanjang 3,6 km.

Sandiaga menjelaskan, saat ini Indonesia naik 12 peringkat dalam Travel and Tourism Development Index (TTDI). Indonesia saat ini berada di posisi 32 dunia. Mengalahkan Thailand di peringkat 36 dan Malaysia di peringkat 38.

“(Ini) Merupakan (hasil) kerja sama dan gotong royong dari kita semua. Bagaimana ekonomi kreatif apalagi lewat jalan pariwisata menunjukkan potensinya. Ini acara kebanggaan tidak hanya Jember tapi juga Indonesia. JFC berhasil jadi Kharisma Event Nusantara. Sehingga ada tugas dari Bu Gubernur (Jatim), JFC akan jadi kalender event internasional,” kata Sandiaga.

Sandiaga menilai gelaran JFC 2022 yang menampilkan 10 defile itu tidak kalah keren jika dibandingkan dengan karnaval di dunia seperti Mardi Gras di New Orleans dan Rio De Janeiro Carnaval.

“Keren banget, tahun depan catwalk-nya akan didaftarkan sebagai yang terpanjang di dunia. Diharapkan tahun depan bisa mengundang defile dari negara lain baik ASEAN dan negara yang menggelar event karnaval serupa. Satu lagi harapannya event JFC bisa diperpanjang selama tiga hari,” pungkas Sandiaga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dapatkan Informasi dan Berita Terbaru - Garuda Media News

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Garuda Media News will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.