Sat. Apr 13th, 2024
Berbagi Informasi

Kades Simbatan, Kecamatan Nguntoronadi, Magetan, Nur Hidayat sempat viral usai menikah lagi dengan maskawin seluruh hartanya. Usai viral, ada seorang notaris berinisial S yang menulis komentar hendak menagih utang.
Saat dikonfirmasi detikJatim, notaris itu mengaku nekat berkomentar seperti itu utang lantaran kesusahan menagih utang.

“Saya konfirmasi untuk pengambilan (uang utang) tapi zonk (kosong) terus,” kata S, notaris Magetan lewat pesan WhatsApp yang diterima detikJatim, Kamis (14/3/2024).

S menyebut, dirinya mengaku kesal atas sikap Kades Simbatan yang belum membayar utang, tapi malah membuat pernikahan yang heboh.

“Cuma ya kesal aja. Nikah lagi bisa, bayar utang belum bisa,” papar S.

S mengklaim, utang sang kades ini yakni saat empat tahun lalu, Nur pernah meminta pengurusan balik nama sertifikat kepadanya. Saat itu, dirinya baru jadi notaris sekitar empat tahun. Namun, ia tak menyebut berapa biaya mengurus sertifikat tersebut.

“Iya saya notaris. Sebenarnya pak lurah proses sertifikat ke saya, Sudah jadi 4 tahun yang lalu. Ambil sertifikat gak mau,” terang S.

Selain itu, S menambahkan, dirinya sempat mengunggah ulang video postingan akun TikTok @sugenginfo soal komentar ia menagih utang. Dia berharap, sang kades segera membayar tagihan meskipun sertifikat belum diambilnya.

“Semoga segera dibayar. Sebenarnya sertifikat juga belum diambil sudah 4 tahun jadi,” tandasnya.

Sebelumnya, seorang notaris berkomentar dalam unggagan video pernikahan kades dengan yang viral dengan maskawin seluruh harta. Sang penagih utang yang ternyata seorang notaris ini berkomentar dengan akun @Arabolshop.

Secara lantang, ia bersuara dalam komentar sebuah video di akun TikTok @sugenginfo yang videonya dilihat lebih dari 120 ribu penonton dan mendapatkan ratusan komentar.

Diketahui, kades dua cucu Nur Hidayat menikah lagi dengan seorang janda bernama Sukatin (45). Duda 58 tahun yang menikahi pujaan hatinya dengan mahar fantastis itu pun viral di media sosial.

Pernikahan itu digelar Jumat (1/3) di Masjid Kecamatan Nguntoronadi. Pernikahan itu di luar prediksi yang rencana awalnya hanya dilaksanakan di Kantor KUA Kecamatan Nguntoronadi.

Nur merupakan duda usai ditinggal sang istri meninggal dunia 2 tahun lalu. Nur memiliki dua orang anak, yang pertama sudah menikah dan memiliki dua cucu, dan anak kedua masih kuliah. Sementara Sukatin merupakan janda yang saat ini bekerja sebagai guru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dapatkan Informasi dan Berita Terbaru - Garuda Media News

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

Garuda Media News will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.